23
Nov
11

Trauma Karena Kehilangan Orang Yang Kita Cintai

Bila kita membaca tulisan Robert D. Stolorow, Ph. D, yang berjudul “Trauma and The Hourglass of Time – Trauma disrupts our ordinary experience of Time”, kita akan mengetahui bahwa trauma (dalam tulisan tersebut terutama trauma yang menyangkut kematian seseorang) sebenarnya tidak bisa dihilangkan dari kehidupan. Ketika kita kehilangan seseorang yang sangat kita sayangi, maka rasa kehilangan itu akan terus dan terus datang ke dalam diri kita. Waktu tidak akan menyembuhkan luka trauma. Kata-kata “Anda harus membiarkannya pergi dan teruslah melangkah” tak akan bisa berhasil menyembuhkan luka. Dengan kata lain, trauma adalah abadi, dan karena trauma itu mendalam, maka akan mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari. Luka akibat trauma akan terus dibawa dan dialami oleh seseorang. Walaupun di suatu waktu kita dapat melupakan rasa trauma, tapi itu hanya akan terjadi sementara, di waktu yang lain luka itu akan terasa lagi.

Lalu bagaimana cara untuk membantu orang yang mempunyai trauma? Yaitu dengan cara membuatnya tidak merasa sendiri. Rasa luka yang mendalam dan kegelapan akibat trauma dapat ditahan dan ditanggung, tidak dalam kesendirian secara emosional. Dibutuhkan orang-orang lain yang mau untuk sama-sama merasakan rasa sakit emosional tersebut, dengan penuh pemahaman, sehingga luka tersebut tidak ditanggung secara sendirian. Agaknya tepat bahwa kita akan menjadi lebih kuat jika bersama dengan orang lain. Jadi, jangan biarkan orang yang trauma merasa sendiri..


0 Responses to “Trauma Karena Kehilangan Orang Yang Kita Cintai”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Psikologi Sekilas

Blog Stats

  • 26,937 hits

%d blogger menyukai ini: